Kursus Membuat Web

iklan

Koneksi PHP dengan MySQL (PHP versi 5.6.x dan 7.0.x)

PHP 5 keatas dapat dikoneksikan dengan database MySQL dengan :

  • MySQLi extension (akhiran "i" adalah singkatan dari improved)
  • PDO (PHP Data Objects)

PHP versi 5 ke bawah menggunakan MySQL extension untuk menghubungkan PHP dengan database MySQL, namun extention ini sudah usang dan dihapus pada PHP versi 5 keatas, terkusus di PHP versi 7.

Mana yang harus digunakan, MySQLi extension atau PDO (PHP Data Objects) ?

Pertanyaan diatas jawabannya adalah terserah Anda.

PDO bisa digunakan pada 12 sistem database yang berbeda, sedangkan MySQLi hanya akan bekerja dengan database MySQL.

Jadi, jika Anda ingin menggunakan database lain, PDO membuat proses pergantian itu menjadi mudah. Anda hanya harus mengubah string koneksi dan beberapa query, sedangkan jika menggunakan MySQLi, Anda harus menulis ulang seluruh kode dan querynya.

PDO dan MySQLi sudah berorientasi object, tetapi MySQLi juga masih membolehkan penulisan kode secara prosedural.

Keduanya mendukung Prepared Statements (ditutorial lain akan kita bahas). Prepared Statements melindungi dari SQL injection, dan sangat penting untuk keamanan sebuah aplikasi web.

Membuka Koneksi Ke MySQL

Sebelum kita dapat mengakses data dalam database MySQL, kita harus dapat terhubung ke server:

Server MySQL mendukung penggunaan lapisan transport yang berbeda untuk koneksi. Koneksi menggunakan TCP / IP atau Unix soket.

Contoh (MySQLi Object-Oriented)
<?php
//$namaServer = "localhost";  via UNIX socket
$namaServer = "127.0.0.1"; // via TCP/IP
$namaUser = "root";
$password = "";

// membuat koneksi
$conn = new mysqli($namaServer, $namaUser, $password);

// Check koneksi
if ($conn->connect_error) {
    die("Koneksi Error: " . $conn->connect_error);
}
echo "Berhasil koneksi";
?> 
Contoh (MySQLi Procedural)
 <?php
//$namaServer = "localhost";  via UNIX socket
$namaServer = "127.0.0.1"; // via TCP/IP
$namaUser = "root";
$password = "";

// membuat koneksi
$conn = mysqli_connect($namaServer, $namaUser, $password);

// Check koneksi
if (!$conn) {
     die("Koneksi Error: " . mysqli_connect_error());
}
echo "Berhasil koneksi";
?>
Contoh (PDO)
<?php
//$namaServer = "localhost";  via UNIX socket
$namaServer = "127.0.0.1"; // via TCP/IP
$namaUser = "root";
$password = "";

try {
    $conn = new PDO("mysql:host=$namaServer;dbname=test", $namaUser, $password);
    // set the PDO error mode to exception
    $conn->setAttribute(PDO::ATTR_ERRMODE, PDO::ERRMODE_EXCEPTION);
    echo "Berhasil koneksi";
    }
catch(PDOException $e)
    {
    echo "Erro koneksi: " . $e->getMessage();
    }
?>

Perhatikan : Untuk contoh PDO diatas kita harus menentukan nama dari database yang mau dihubungkan. PDO membutuhkan nama database yang valid untuk dihubungkan, jika nama database tidak ditentukan , maka akan ada error.

Perhatikan : Salah satu keuntungan menggunakan PDO adalah ia memiliki class exception untuk menangani semua masalah yang mungkin terjadi pada query database. Jika query pada blok try { } ada masalah, maka script dihentikan dan langsung dialihkan ke blok catch(){ }.

Menutup Koneksi

koneksi akan ditutup secara otomatis ketika script berakhir. Untuk menutup sambungan begini caranya :

Contoh (MySQLi Object-Oriented)
$conn->close();
Contoh (MySQLi Procedural)
mysqli_close($conn);
Contoh (PDO)
$conn = null;

Selanjutnya kita akan membuat nama database di MySQL

muhammad falah

Saya Muhammad Falah, jika Anda ingin langsung belajar dengan Saya, silakan ikuti kursus membuat web yang Saya bimbing atau ikuti Saya di :

Muhammad Falah Youtube Channel Muhammad Falah LinkedIn Muhammad Falah Google Plus Muhammad Falah Twitter Muhammad Falah Facebook

copy right © 2015